Apa Pentingnya Mekanisme Operasional Dalam Sistem Pembayaran | Mbayuli.Com

Mbayuli.Com - Hallo sobat ketemu lagi ya di mbayuli.com gimana kabarnya sehat kan jangan sakit-sakit ya sakit gak enak tahu hehe, ok artikel kali ini yaitu Apa Pentingnya Mekanisme Operasional Dalam Sistem Pembayaran silahkan sobat simak ya.

Mekanisme operasional memang sangat penting dalam segala bidang dan aspek , terutama dalam sistem pembayaran, sistem pembayaran menjadi hal yang vital dalam segala bentuk transaksi , transaksi tunai  maupun non tunai, Sistem pembayaran merupakan  sistem yang mencakup  aturan aturan, lembaga dan mekanisme yang digunakan untuk  pemindahan dana  untuk memenuhi sebuah kewajiban yang ada dari kegiatan ekonomi.

Apa Pentingnya Mekanisme Operasional Dalam Sistem Pembayaran - Mekanisme operasional memang sangat penting dalam segala bidang dan aspek , terutama dalam sistem pembayaran, sistem pembayaran menjadi hal yang vital dalam segala bentuk transaksi , transaksi tunai  maupun non tunai, Sistem pembayaran merupakan  sistem yang mencakup  aturan aturan, lembaga dan mekanisme yang digunakan untuk  pemindahan dana  untuk memenuhi sebuah kewajiban yang ada dari kegiatan ekonomi.


Baca Juga : Cara Registrasi Kartu Axis dan Kartu XL Terbaru 2019

Bisa di katakan bahwa  Sistem Pembayaran merupakan sistem yang juga berkaitan dengan pemindahan sejumlah nilai uang dari  pihak A ke pihak B. Media yang digunakan untuk pemindahan nilai uang bisa sangat beragam, dari penggunaan alat pembayaran yang sederhana sampai  dengan penggunaan sistem yang kompleks yang bisa melibatkan berbagai macam lembaga serta aturan yang ada didalamnya.

Kewenangan untuk  mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran di Indonesia dilaksanakan oleh Bank Indonesia ( BI) yang dituangkan dalam  UUBI (Undang Undang Bank Indonesia),  Bank Indonesia mengacu pada 4  prinsip kebijakan sistem pembayaran, yaitu keamanan, efisiensi, perlindungan konsumen dan kesetaraan akses.

keamanan berarti segala risiko  di dalam sistem pembayaran,seperti risiko likuiditas, resiko kredit, resiko fraud harus bisa dikelola dan dimitigasi dengan baik oleh setiap penyelenggaraan dari sistem pembayaran tersebut, kemudian prinsip selanjutnya, efisiensi menekankan bahwa penyelanggaran sistem pembayaran harus mampu digunakan secara luas sehingga biaya yang ditanggung oleh  masyarakat akan lebih murah dan lebih efesien , karena meningkatnya skala ekonomi.Kemudian pada  prinsip kesetaraan akses yang mengandung arti bahwa BI tidak menginginkan adanya sebuah  praktek monopoli pada penyelenggaraan sistem yang dapat menghambat pemain lainnya untuk masuk.Terakhir merupakan prinsip kewajiban seluruh penyelenggara sistem pembayaran agar memperhatikan aspek-aspek perlindungan konsumen, karena perlindungan konsumen menjadi aspek yang paling penting dari sebuah sistem yang ada.

Sementara sebagai lembaga yang melakukan pengedaran uang, kelancaran sistem pembayaran dijatahkan dengan terjaganya jumlah uang tunai yang beredar di masyarakat kita, harus dalam kondisi yang layak edar (clean money policy).

Secara garis besar Sistem pembayaran dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu Sistem pembayaran tunai dan Sistem pembayaran non-tunai. Perbedaan paling dasar dari kedua jenis sistem pembayaran ini  terletak pada instrumen yang digunakan. Pada sistem pembayaran tunai instrument menggunakan uang kartal, seperti uang kertas dan uang logam, sedangkan pada sistem pembayaran non-tunai instrumen yang digunakan berupa alat pembayaran yang menggunakan kartu seperti Cek, Bilyet Giro, Nota Debit,  dan lain sebagainya maupun uang elektronik yang berisikan angka angka digital.

Dapat kita simpulkan tentang arti pentingnya mekanisme operasional dalam sistem pembayan memang saling berkaitan satu sama lain, untuk menjawab pentingnya mekanisme operasional dalam sistem pembayaran, berikut saya akan memberikan definisi tentang dua hal tersebut:

mekanisme operasional
“Mekanisme operasional  merupakan mekanisme yang diperlukan untuk melakukan  perpindahan dan pemindahan dana dari satu pihak ke pihak lain, seperti Mekanisme operasional , kliring, sistem transfer antar bank,setlement dan lain sebagainya”.

sistem pembayaran

“sistem pembayaran merupakan sistem yang mencakup seperangkat aturan, lembaga lembaga dan mekanisme yang digunakan untuk melaksanakan pemindahan dana untuk  memenuhi suatu kewajiban yang hadir dari sebuah kegiatan ekonomi”

Dengan demikian, mekanisme operasional  sangat penting penting hadir di dalam sistem pembayaran,  karena dalam sistem pembayaran, pemindahan aset tidak hanya  bisa melalui transaksi tunai, melainkan juga bisa melalui non tunai, yang sudah diatur dalam mekanisme operasional tersebut.

Semoga penjelasan tentang pentingnya mekanisme operasional dalam sistem pembayaran di atas dapat bermanfaat dan berguna bagi anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel