Perjalanan Menuju Kubur Tidak Pernah Libur (Renungan)

 Perjalanan Menuju Kubur Tidak Pernah Libur (Renungan)


MENGINGAT KEMATIAN

Sahabat, andaikan kita sadar bahwa tiap hembusan nafas kita adalah selangkah mendekati ajal, masihkah kita habiskan detik demi detik dengan melakukan aktifitas yang tidak bermanfaat? Jika kita sadar, pastinya kita akan berpikir jutaan kali sebelum memutuskan untuk melakukan hal yang tidak bermanfaat itu.

Mengingat mati, ya mengingat kematian termasuk salah satu akhlak terpuji dan perilaku luhur lagi mulia. Bagaimana tidak, mengingat kematian bukan sekadar ingat dan tidak lupa, namun lebih dari itu mengingat kematian berarti mempersiapkan bekal sebelum ajal datang.

Baca juga :

Kematian itu pasti akan datang sehebat apapun kamu, segesit bagaimanapun kamu berlari, tidak ada yang bisa lepas dari jaring kematian. Di manapun, kapanpun, dan dalam keadaan bagaimanapun, kematian itu pasti akan datang menyergap, baik dalam keadaan kita siap atau tidak, baik dalam keadaan baik atau buruk, kematian adalah suatu kepastian.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,

“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka Sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu.”

(Al-Qur'an Surah Al-Jumu`ah [62]: 08)

Dalam ayat diatas dapat disimpulkan, kemanapun Kita berlari, kematian pasti akan menjemput.

Walaupun kita berlindung dibalik benteng yang sangat kuat.

Walaupun kita berlindung didalam bungker yang sangat kokoh. .

Atau kita berlindung dimanapun juga, kematian pasti akan datang menjemput, jika waktu kita untuk hidup telah habis.

Wallahu A'lam

Semoga Bermanfaat

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel