UJIAN KEKAYAAN ITU LEBIH BERAT , UJIAN KEMISKINAN LEBIH RINGAN

UJIAN KEMISKINAN DAN KEKAYAAN

Mana Yang Lebih Berat?

Oleh : Ustadz Sofyan Chalid Ruray

Betapa banyak orang yang bisa bersabar ketika diuji dengan kemiskinan, tapi sedikit yang bersyukur ketika di uji dengan kekayaan.

Betapa banyak orang yang rajin ibadah ketika miskin, tapi ketika menjadi kaya ia terbuai dengan dunia dan malas ibadah.

Karena ujian kekayaan memang lebih berat, sehingga orang miskin lebih banyak masuk surga.

Maka bersabarlah wahai saudaraku yang diuji dengan kemiskinan dan kekurangan harta.

Baca juga :

Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Aku menoleh ke surga maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir (miskin) dan aku menoleh ke neraka maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita."

[Hadits Riwayat Al-Bukhari dari Imron bin Hushain radhiyallahu'anhu dan Muslim dari Ibnu Abbas radhiyallahu'anhuma]

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, "Kebanyakan yang masuk surga adalah orang-orang miskin, karena ujian kefakiran lebih ringan (sehingga lebih mudah untuk bersabar). Namun kedua ujian (baik kefakiran maupun kekayaan) sama-sama membutuhkan kesabaran dan kesyukuran." [Al-Fatawa, 14/305]

Dan sungguh bodoh, jika kita miskin tapi malas ibadah, sudah susah di dunia, tambah susah di akhirat.

Self Reminder

@Yunsriway

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel